Empati Adalah Tentang Kemampuan Menjadi Orang Lain

Empati Adalah Tentang Kemampuan Menjadi Orang Lain

M. Zakyuddin Munziri

M. Zakyuddin Munziri

@zakiego

Setiap kali hujan turun, saya hanya terpikir udara yang berubah menjadi dingin.

Tetapi teman saya memiliki cara pandang lain, jika hujan turun, apalagi saat malam senin, dia selalu memikirkan orang-orang yang berjualan di depan kosnya.

Suatu hal yang tidak pernah terlintas oleh saya, mengapa? Karena saya tidak pernah berada pada momen itu, ketika hujan turun dan melihat orang sedang berjualan.


Esensi dari empati adalah tentang kemampuan menjadi orang lain. Memahami orang lain akan semakin mudah ketika kita pernah berada di posisi yang sama.

Ketika pernah merasakan susahnya untuk makan, maka akan mudah untuk memahami orang lain yang kelaparan, kemudian memberi bantuan makanan.

Artikel Lainnya

Versi Muda Diriku Akan Bertanya

Versi Muda Diriku Akan Bertanya

Jika aku bisa bertemu diriku yang berusia 18 tahun, aku akan mengingatkannya: mengetahui masa depan itu nyata, kadang cukup untuk terus melangkah.

Dunia Itu Kejam Kepada Laki-Laki

Dunia Itu Kejam Kepada Laki-Laki

Laki-laki dihargai atas hasil usahanya, bukan usahanya. Mereka belajar menahan suara, menelan lelah, dan menutupi kecemasan supaya tidak merepotkan orang lain. Padahal dalam hatinya, mereka perlu seorang yang mendengar keluh kesahnya.